Warung Makan Tanpa Konsep
News / Nasional / Wisata Kuliner
Warung Makan Tanpa Konsep Berawal Dari Mimpi Kini Menjadi Pilihan Warga Jogja Timur dan Wisatawan Untuk Bersantai Menikmati Kedamaian dan Hidangan Menu Desa
Senin, 11 Oktober 2021, 18.04 WIB
Foto : Omah waras / Petrus
Omah Waras Menu Desa, Yogyakarta - Pada suatu hari datang seorang pelanggan memesan beberapa menu makanan desa dan hidangan minuman ringan beserta camilan. Selesai menikmati hidangan dan istirahat sejenak di Omah Lawas Warung Makan dan Kopi Beliau menanyakan Konsep Warung Makan ini. Terjadilah perbincangan mengenai bagaimana konsep dan terjadinya usaha kuliner Omah Lawas Warung Makan dan Kopi.
Pelanggan mengatakan bahwa dia merasa nyaman dan cocok dengan hidangan kami serta merasa damai saat berada diwarung kami. Oleh sebab itu kami ucapkan terimakasih yang mendalam semoga hubungan kami dan para langganan dapat berubah menjadi hubungan persaudaraan yang damai selalu. Seperti selogan kami yaitu kami datang untuk DAMAI kami ada untuk DAMAI semoga semua dapat Berdamai di Omah Lawas Warung Makan dan Kopi.
Menjawab pertanyaan pelanggan tentang konsep warungnya bagaimana mendapat inspirasi dari mana atau pengalaman apa yang dapat menciptakan warung Omah Lawas Warung Makan dan Kopi menjadi seperti ini.
Gleeek....
Seketika Saya sebagai pemilik sekaligus pelaku usaha mak tratap jenggirat lemes bingung dan semua rasa beraduk adukan seketika itu juga setelah mengrtahui bahwa ternyata harus ada KONSEP untuk membangun sebuah warung yaa...
Baru tersadar ternyata saya terlalu berani menjalani semua ini tanpa konsep maupun perencanaan apapun itu.
Dengan berat saya menjawab kepada pelanggan bahwa saya tidak memiliki konsep apapun hanya mengalir begitu saja bikin ini tambah itu kasih ini kasih itu semua berjalan begitu saja.
Memang sejak waktu yang sudah lama saya punya impian memiliki rumah ndeso, juga punya impian memiliki usaha kuliner serta ingin hidup damai bersama keluarga dan sanak saudara serta dengan siapapun.
Tersadar bahwa Omah Lawas Warung Makan dan Kopi merupakan wujud dari impian itu justru sesudah menjawab pertanyaan pelanggan mengenai konsep tersebut. Jadi memang kami membuat Omah Lawas Warung Makan dan Kopi ini bukan berdasar konsep yang kami rinci perencanaan pembiayaan maupun bentuk serta menu masakannya.
Semua Hanya Mimpi yang kini menjadi Nyata meskipun masih jauh dari kata sempurna namun kami mengucap syukur atas semua yang telah kami terima atas Omah Lawas Warung Makan dan Kopi yang selama dua tahun terakhir ini telah menjadi tumpuan hidup kami. Kami mohon doa dan restu kepada semua sanak saudara kepada para pelanggan Omah Lawas Warung Makan dan Kopi agar kami dapat selalu menjalankan usaha kami ini dengan amanah penuh damai suka cita.
Hidup Damai dalam Suka Cita adalah Tujuan kami bersama Omah Lawas Warung Makan dan Kopi semoga kami dan semua pelanggan dapat selalu Berdamai satu dengan yang lainnya. Semoga Omah Lawas Warung Makan dan Kopi dapat menjadi rumah Perdamaian untuk siapapun yang datang dan kami sangat berharap akan Damai Suka Cita itu. Amin.
Komentar
Posting Komentar